Sejarah Bank Syariah BDS

  • Agustus 2005

    Awal Mula Bank Syariah BDS

    Proses pendirian Bank Perkreditan Rakyat Syariah (Barokah Dana Sejahtera) Yogyakarta dimulai pada bulan Agustus 2005. Saat itu dibentuk tim pendiri yang terdiri dari Drs. Sunardi Syahuri, Ir. Suranto, MT dan Edi Sunarto. Kemudian pada bulan Desember 2005 pengajuan izin prinsip kepada Bank Indonesia dengan pemegang saham berjumlah 10 orang dan terjadi pergantian nama dari PT BPRS Bina Dana Sejahtera menjadi PT. Bank Perkreditan Rakyat Syariah (Barokah Dana Sejahtera) Yogyakarta karena nama sudah dipakai oleh PT yang lain.

  • Desember 2006

    Izin Pendirian

    Pada tanggal 6 Desember 2006 keluar izin prinsip pendirian dari Bank Indonesia dengan nomor : 8/251/DPbs, baru kemudian tanggal 6 Juli 2007 disahkan akta pendirian PT dari Menteri Hukum dan HAM dengan nomor W22-00107 HT.01.01-th 2007. Selanjutnya pada tanggal 29 Juli 2007 adalah proses penyampaian surat permohonan izin usaha kepada Bank Indonesia dengan nama Bank Perkreditan Rakyat Syariah (Barokah Dana Sejahtera), pemegang saham ditetapkan berjumlah delapan orang.

  • Oktober 2007

    Izin Usaha

    Pada tanggal 10 Oktober 2007 keluar surat izin usaha dari Bank Indonesia dengan nomor 9/51/KEP.GBI/2007. Soft Opening dilaksanakan pada tanggal 1 November 2007, selanjutnya pada tanggal 14 November 2007 PT Bank Perkreditan Rakyat Syariah (Barokah Dana Sejahtera) diresmikan (Grand Opening) oleh Pimpinan Bank Indonesia Yogyakarta Ibu Endang Setyadi dan disaksikan oleh Sekda Kota Yogyakarta. Serta pada tanggal 6 Febuari 2009 diselenggaran RUPS pertama tahun buku 2008.

  • Februari 2011

    Membuka Kantor Cabang

    Bank Syariah BDS (Barokah Dana Sejahtera) meresmikan kantor cabang BDS baru yang berada di Jalan Magelang km 12 Sleman, Selasa (10/9). Peresmian juga dihadiri Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu.

    Direktur Utama Bank Syariah BDS, Edi Sunarto mengatakan, ini merupakan kantor cabang pertama di Sleman. Dipilihnya Sleman sebagai lokasi pembukaan kantor cabang, karena potensi perekonomiannya yang terus berkembang.

    "Tingkat ekonomi Sleman tertinggi kedua di Yogyakarta. Sehingga kami sengaja memilih Sleman untuk membuka kantor cabang. Kami berharap, BDS mampu memberikan kontribusi yang positif bagi perekonomian Sleman," katanya

Anda memerlukan bantuan ?

Anda dapat menghubungi nomor yang tertera selama jam kerja untuk bertanya berbagai hal terkait Bank Syariah BDS

 

Bank Syariah BDS hadir untuk menjadi intermediaator antara aghniya (orang-orang kaya) dengan para pengusaha UMKM yang membutuhkan modal.

Drs H Sunardi Syahuri
Pengusaha/Ketua Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII) Yogyakarta